Sejak Minggu, 4 April dini hari, banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari menerjang dan menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Akibatnya, bendungan Kambaniru yang membendung sungai terbesar di Pulau Sumba patah. Hingga Jembatan Kamalapau di Kecamatan Kahaungu Eti, hanyut terbawa banjir bandang.

Dari data yang ada, Kelurahan Kambaniru, Maulumbi, Mauliru dan Lambanapu di Kecamatan Kambera menjadi lokasi yang paling terdampak genangan banjir. Sementara itu, Kelurahan Kawangu dan Desa Kambatatana di Kecamatan Pandawai juga alami kondisi serupa. Atas peristiwa tersebut, sejumlah akses jalan terputus dan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Atas peristiwa ini, berbagai aksi solidaritas untuk meringankan beban para korban bencana alam di Sumba Timur mulai digalang. Salah satunya yakni aksi yang digelar Paroki Sang Penebus Waingapu. Selain berupa dana, Paroki Sang Penebus membutuh donasi berupa: sembako, pakaian layak pakai, air mineral, selimut dan terpal. Donasi yang masuk akan langsung disalurkan kepada korban banjir di Posko Pastoran Paroki Sang Penebus Wara-Waingapu.  

Narahubung:

Ptr. Lino, CSsR   : 081328128180

Ptr. Rafi, CSsR    : 082145112407

Ety                          : 081238285678

Indri                       : 082236467076

Salam Solidaritas