Ada ungkapan idiom bahasa Inggris yang berbunyi “Home Sweet Home” yang berarti rumahku, surgaku. Di sini, rumah bermakna sebagai sebuah tempat kebahagiaan. Tempat yang digunakan untuk bercengkerama untuk menyatukan relasi, membangun keharimonisan, dan belajar untuk mencari nilai hidup yang lebih baik. Nah salah satu tujuan inilah yang membawa para dosen dan dan guru dari UIN Sunan Kalijaga dan Institut Waimena mengadakan program kunjungan ke kediaman para Redemptoris di Wisma Sang Penebus pada hari minggu (26/06/22).

Dalam temu jumpa ini, Rm. Enos Bulu Bali selaku Rektor dan Superior Wisma Sang Penebus melalui sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik dan bagus guna memupuk persaudaraan di antara umat beragama yang hidup di tengah pluralitas. Selain itu, dia juga mengatakan rumah ini (Wisma Sang Penebus) akan selalu terbuka untuk kegiatan seperti ini dengan tujuan untuk membangun nilai-nilai persaudaraan di antara kedua agama ini.

Kunjungan dari UIN Sunan Kalijaga dan Institut Waimena merupakan bentuk workshop yang dilaksanakan bagi para guru Madarasah. Tujuan dari pelaksanaan kegiataan ini ialah untuk saling berbagi pengalaman dan mengenal antara Katolik dan Islam. Kegiatan ini juga melibatkan beberapa frater yang dikordinir oleh Fr. John Richard Lessoe, CSsR. Puncak dari seluruh kegiatan ini adalah penyerahan cenderamata dari dekan fakultas UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ibu Inayah kepada Rm Enos sebagai rektor Wisma Sang Penebus; sebagai simbol persahabatan dan persaudaraan. 

Perjumpaan antara dua agama ini menunjukkan adanya sikap yang beyond the tolerance (melampaui toleransi); di mana realitas agama dan iman yang plural bukanlah suatu persoalan yang harus diperkarakan melainkan suatu berkat dan rahmat yang ada di dalam kehidupan bersama. Melalui perjumpaan dan kunjungan ini maka sikap realistis dalam di diri dapat pupuk dan penerimaan akan yang berbeda bukanlah suatu persoalan melainkan suatu habit untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan dalam kehidupan.

Belajar dan Mengenal Liyan Dalam Perjumpaan

Kontributor: Fr. Yohanes Maria Vianney Diaz, CSsR