Gereja St. Andreas – Ngallu

Berdasarkan Surat Keputusan Uskup Keuskupan Weetebula No. 30/KW/II/1994 tertanggal 05 Februari 1994 tentang Penetapan Status Paroki St. Andreas Ngallu menjadi Paroki Penuh, adalah sungguh sebuah Paroki Gereja Katolik yang berada di bawah Keuskupan Weetebula. Paroki yang sebelumnya berstatus stasi dan merupakan bagian dari paroki St. Hendrikus, Melolo, akhirnya menjadi sebuah paroki mandiri yang ditangani oleh para imam SVD. Dalam perjalanan waktu, akhirnya paroki tersebut diserahkan kepada Kongregasi Redemptoris dengan alasan pastoral. Menjadi suatu berkat bahwa sampai saat ini, paroki tersebut masih ditangani oleh Kongregasi Redemptoris dan tentunya mengalami banyak perkembangan mulai dari strutur bangunan dan juga perkembangan umat-umat Kristiani di paroki ini. Proses perkembangan paroki St. Andreas Ngallu tentu tidak terlepas dari tantangan dan rintangan yang ada. Jika dilihat dari medan pastoralnya, boleh dikatakan sangat memprihatinkan karena harus melakukan pelayanan dengan melewati jalan yang rusak, lembah, bukit, sungai/kali, dan jalan-jalan yang sempit, tambah lagi jalannya berkilo-kilo dan membutuhkan beberapa jam perjalanan sampai pada tempat pelayanan. Kondisi ini membutuhkan orang-orang yang tentunya sehat dan kuat dalam hal fisik dan mental.

Syukur kepada Tuhan karena sampai saat ini, Kongregasi Redemptoris masih tetap setia untuk membangun paroki ini. Para imam yang bertugas di paroki ini banyak membawah perubahan terutama dalam hal membangun iman umat akan Kristus. Selain itu, pembangunan gereja-gereja di stasi juga nampak sangat baik, dan saat ini, pembangunan gereja paroki pusat dalam proses pembangunan. Proses pembangunan gereja paroki yang baru merupakan sebuah rencana yang sangat baik yang perlu diberi apresiasi. “Sebuah perubahan pertama dan utama datang dari dalam diri sendiri kemudian di salurkan bagi semua orang dalam bentuk apapun” Rencana pembangun gereja paroki yang sedang berjalan merupakan sebuah bentuk pelayanan bersama demi perkembangan paroki.

Profil singkat mengenai para pelayan pastoral yang tinggal di pastoran paroki St. Andreas – Ngallu saat ini:

Nama: P. Leonardus Laka Hoaratan, CSsR (Pastor Paroki) | TTL: Roho-Lembata, 09 November 1977 | Tahbisan: Gereja St. Klemens, Katikuloku, pada 26 September 2007 | Moto Tahbisan: “Tuhan, tolonglah aku” (Mat. 14:30) | Motivasi: Mewartakan Penebusan Tuhan yang berlimpah-limpah bagi orang-orang sederhana.
Riwayat Tugas:
2007-2008: Staf Asrama Pewarta Injil Redemptoris, Padadita-Sumba Timur
2008-2009: Paroki St. Alfonsus Maria de Lioguori, Lewotala, Larantuka
2009-2012: Paroki St. Bernhard Dalat, Malaysia.
2012-Sekarang: Pastor Paroki St. Andreas, Ngallu-Sumba Timur

Nama: P. Robertus Karolus Udak, CSsR (Pastor Rekan) | TTL: 17 April 1990 Tahbisan: Gereja Katedral Roh Kudus, Weetebula Sumba Barat Daya, NTT, pada 15 Mei 2019 | Motto Tahbisan: Akulah Yang Memilih Kamu (Yoh. 15:16) Motivasi: Pengalaman perjumpaan dengan sesama sepenuhnya membuat saya mengetahui dan menemukan Allah dalam semua. perjumpaan yang bercirikan keheningan untuk menemukan Allah dalam sesama.
Riwayat Tugas:
2019-2021: Staf Asrama Pewarta Injil Redemptoris, Padadita-Sumba Timur
2021- Sekarang: Pastor Rekan, Paroki St. Andreas-Ngallu.

Nama: Fr. Kristofer Laba Ritan, CSsR | TTL: Riangkotek, 02 November 1994 | Alamat: Larantuka, Flores Timur | Asal Paroki: Paroki St. Alfonsus Maria de Lioguori, Lewotala | Motivasi: Berdoa dan mewartakan penebusan bagi semua orang | Tugas: Frater Top 2020/2021

Demikian, profil singkat para imam dan frater yang bertugas di paroki ini. Menjadi suatu kebahagiaan bersama bahwa sampai saat ini kami dalam keadaan sehat. Menjalani tugas sebagai pelayan umat di paroki sekaligus menjadi pekerja yang giat dalam membangun paroki yang dimulai dari diri sendiri, umat dan juga fasilitas gereja lainnya. Sampai saat ini, pekerjaan yang masih harus dilakukan adalah membangun gereja baru sebagai tempat berdoa bersama seluruh umat paroki.

Demikian akan digambarkan secara singkat proses dan perkembangan pembangunan gereja di paroki ini:

Gedung Gereja (Lama)

Gereja lama ini dibangun pada masa P. Gabriel Manek Un, SVD sebagai pastor Kuasi Paroki dengan peletakan batu pertama pada 8 September 1993 yang masih berstatus sebagai pusat Kuasi Paroki. Gedung gereja ini baru di pakai pada 1 Januari 1994, demikian pemberkatannya pada 21 Juli 1994 bersamaan dengan pelantikan P. Gabriel Manek Un, SVD sebagai pastor paroki yang pertama oleh Mgr. Kherubim Pareira SVD sebagai Uskup Keuskupan Weetebula.

Gedung Gereja Sementara (Sampai Pembangunan Gedung Gereja Baru selesai dan diresmikan)

Bangunan gereja sementara ini bukan merupakan bangunan gereja yang sebenarnya melainkan aula paroki. Penggunaan aula paroki sebagai gereja karena melihat situasi dan kondisi gereja lama/pertama sudah tidak layak dipakai untuk saat ini. Bagunan yang semakin tua dan kelihatan akan rubuh maka keputusan pastor paroki bersama dewan paroki saat itu untuk memakai gedung aula paroki sebagai gereja. Pada Maret 1998 dewan paroki membentuk panitia untuk memindahkan gereja tersebut. maka jalan pertama yang dilakukan panitia adalah membangun gedung pertemuan di kintal gereja lama yaitu di gunung kalvari. Gedung itulah yang sekarang dipakai menjadi gereja sementara sambil menunggu pembangunan gereja yang baru dan permanen.

Progess Pembangunan Gedung Gereja

Dalam perjalanan waktu, akhirnya rencana pembangunan gereja yang baru pun mulai berjalan dengan peletakkan batu pertamanya pada 4 Desember 2017 oleh pastor paroki; P. Leonardus L. Hoaratan, CSsR. Proses pembangunan gereja yang baru ini merupakan kerjasama antara semua umat paroki dan semua saja yang berkehendak baik untuk perkembangan gereja dan umat Kristiani. Sampai pada saat ini, proses pembangunan sementara berjalan dengan baik. Situasi saat ini terkait dengan pandemi Covid-19 tidak menyudutkan semangat umat paroki untuk tetap bekerja membangun gereja. Syukur dan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada semua yang sudah membantu proses pembangunan gereja sampai saat ini.

Proses Pembangunan Gereja yang saat ini sedang berlangsung dengan keterlibatan aktif dari Umat

Saat ini, paroki St. Andreas Ngallu memiliki suatu perkembangan yang sangat baik terkait dengan proses pembangunan fasilitas paroki. Akhir kata, semua umat paroki St. Andreas Ngallu mengucapkan terimakasih yang tulus kepada semua saja yang telah berkendak baik dalam membantu proses perkembangan dan pembangunan umat Allah dan gerejanya di paroki ini. Semua amal baik akan mendapat berkat berlimpah dari Sang Penebus.

Semoga Tuhan memberkati kita semua. Salam Sang Penebus.