Selasa, Maret 2, 2021
More

    YAYASAN ANDALURI

    Berdirinya Yayasan Pendidikan Andaluri (dulu Yapnusda Sumba Timur atau Yapnusda, sebelum berpisah) dilatarbelakangi keprihatinan para misionaris SVD akan nasib anak-anak Sumba yang tidak mengenal pendidikan. Keprihatinan ini lahir dari visi dasar bahwa misi pewartaan kabar keselamatan tidak melulu soal pewartaan iman, melainkan pembangunan manusia secara utuh yang meliputi iman, social ekonomi dan sumber daya manusia.

    Profil Yayasan

    Nama : YAYASAN PENDIDIKAN ANDALURI

    Alamat : Jl. M. T. Haryono no. 21, Matawai, Waingapu, Sumab Timur.

    Akta Notaris : Pau Njara Liwe, SH, no.137 tanggal 29 November 2018

    SK MenHukHam : AHU-0016689.AH.01.04. Tahun 2018, tanggal 30 November tahun 2018.

    Email : yayasanandaluri@gmail.com

    Sejarah

    Sebelum menjadi Yayasan Pendidikan Andaluri, Yayasan ini merupakan bagian dari Yayasan Pendidikan Nusa Cendana yang didirikan pada tanggal 20 Mei 1955 oleh misionaris Societi Verbum Dei (SVD. Ketika Kongregasi Sang Penebus Mahakudus (C.Ss.R atau Redemptoris) tiba di Sumba pada tahun 1957 dan misi Sumba diserahkan ke Kongregasi Redemptoris, Yayasan ini pun juga diserahkan. Perhatian besar para misionaris Redemptoris terhadap pendidikan anak-anak Sumba menyulut semangat mereka untuk membuka sekolah-sekolah, khususnya Sekolah Dasar, hampir menjangkau seluruh wilayah pulau Sumba. Dengan melihat berkembangan yang baik serta memudahkan pengelolaan sekolah-sekolah tersebut maka Yapnusda memutuskan untuk membuka dua kantor perwakilan. Pada tanggal 01 Desember 1959 dibuka Kantor Perwakilan Kabupaten Sumba Barat berkedudukan di Waikabubak dan Kantor Perwakilan Kabupaten Sumba Timur berkedudukan di Waingapu. Kantor perwakilan Sumba Barat membawahi sekolah-sekolah yang berada di wilayah administrativ Kabupaten Sumba Barat (kini meliputu wilayah Kabupaten Sumba Tengah), sedangkan Kantor Perwakilan Sumba Timur membawahi sekolah-sekolah di wilayah administrativ Kabupaten Sumba Timur. Selanjutnya pada tahun 2000 Kantor Perwakilan Yapnusda Kabupaten Sumba Timur memisahkan diri menjadi sebuah Yayasan mandiri dengan nama Yayasan Pendidikan Nusa Cendana (Yapnusda) Sumba Timur.

    Selama beberapa tahun sebagai Yayasan mandiri terjadi juga peralihan kepemilikan: awalnya adalah milik Keuskupan Weetebula, selanjutnya menjadi milik sebagian umat Katolik Keuskupan Weetebula. Pada tahun 2009 Yayasan ini di serahkan kepada Kongregasi Redemptoris Propinsi Indonesia.

    Sejak saat itu, para pimpinan Yayasan sudah memikirkan reformasi baik menyangkut keorganisasian maupun tata kelola Yayasan. Dari segi keorganisasian salah satunya adalah perubahan nama Yayasan. Perubahan nama ini menjadi penting karena berkaitan dengan upaya penetapan status hukum yayasan. Dengan nama Yayasan Pendidikan Nusa Cendana (Yapnusda) Sumba Timur terdapat kesulitan memeperoleh penetapan status hukum oleh karena kesamaan nama dengan Yayasan Pendidikan Nusa Cenda (Yapnusda) yang berada di wilayah Barat Sumba (meliputi Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya). Dengan demikian Yayasan ini harus memiliki nama sendiri, sehingga dipilih nama “Yayasan Pendidikan Andaluri”. Kata Anda Luri merupakan Bahasa Kambera (bahasa daerah di Sumba Timur) yang berarti “jalan hidup” (Anda: jalan, Luri: Hidup).

    Perubahan tersebut dituangkan dalam Akta pendirian Yayasan nomor 137 tanggal 29 November 2018 yang disahkan oleh Notaris Pau Njara Liwe, SH, Notarisi di Waingapu dan selanjutnya disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagai Badan Hukum melalui Surat Keputusan nomor AHU-0016689.AH.01.04. Tahun 2018, tanggal 30 November tahun 2018. Dengan Demikian terhitung mulai tanggal 29 November 2019 Yayasan ini resmi menggunakan nama “YAYASAN PENDIDIKAN ANDALURI”.

    Saat ini Yayasan Pendidikan Andaluri mengasuh total Enam belas (16) buak sekolah yang terdiri:

    • Taman Kanak-Kanak : Satu Buah
    • Sekolah Dasar : Tiga Belas Buah
    • Sekolah Menengah Pertama : Satu Buah
    • Sekolah Menengah Atas : Satu Buah

    VISI DAN MISI

    1. Visi Yayasan Pendidikan Andaluri adalah sebagai berikut:

    Yayasan Pendidikan Andaluri sebagai Komunitas beriman Kristiani yang berpelindungkan St. Alfonsus Maria de Liguori, mendidik anak Indonesia agar menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter berdasarkan nilai-nilai pancasila dan nilai-nilai iman serta moral Katolik.

    1. Misi Yayasan Pendidikan Andaluri adalah sebagai berikut:

    Untuk mewujudkan visi sebagaimana ditetapkan di atas, maka langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai visi adalah:

    1. Mewujudkan karya Yayasan Pendidikan Andaluri dalam upaya pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia generasi muda yang berkualitas secara komperhensif baik dalam aspek ilmu pengetahuan maupun karakter.
    2. Menyelenggarakan lembaga pendidikan formal maupun non formal dalam terang ajaran iman dan moral Katolik.
    3. Meningkatkan semangat solidaritas Kristiani dalam upaya memberdayakan segenap Sumber Daya yang ada menuju kemandirian Yayasan.
    4. Menjalin dan membina keterbukaan dengan umat lain melalui dunia pendidikan Katolik untuk menanamkan semangat solidaritas dan toleransi dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

    Nilai dan Prinsip Dasar

    1. Pengelolaan dan managemen organisasi dengan mengedepankan nilai-nilai ajaran moral dan iman Katolik.
    2. Mengembangkan lembaga pendidikan yang sudah ada, dalam terang ajaran moral dan iman Katolik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
    3. Mewujudkan pembangunan unit usaha baik untuk usaha kemandirian Yayasan, juga untuk membantu peningkatan ekonomi individu-individu yang terlibat dalam Yayasan.
    4. Pemanfaatan Sumber Daya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan Yayasan

    STRUKTUR YAYASAN